Postingan

Puisi: Sanglot (Karya Beni R. Budiman)

Sanglot Kesedihan bagaimanapun bukan harapan Tapi biji benalu yang hinggap bersama Burung. Dan matahari, angin, dan hujan Mengirim gairah h…

Puisi: Pucuk Bambu Menggores Luka (Karya Juniarso Ridwan)

Pucuk Bambu Menggores Luka pucuk bambu menggores luka di angkasa, branjangan  menggelepar di celah batu, menggetarkan hutan di ikal rambutmu. pagi ya…

Puisi: Genderang (Karya S.M. Ardan)

Genderang Bangunlah tengkorak Kami sedia selalu Pecahkan dinding penjara Mari dirikan kerajaan seratus hari Untuk luluh dengan…

Puisi: Melambunglah Wahai Melambunglah (Karya Bambang Darto)

Melambunglah Wahai Melambunglah Maut melambunglah. Aduhai melambunglah. Ke langit biru ke negeri Tuhan Jangan meraung bagai kecapi ajaib Ada di siang…

Puisi: Suara-Suara (Karya Mochtar Pabottingi)

Suara-Suara Selalu dari rahim malam engkau bangkit mengusik aku Hai suara-suara Jadi duka belantara Jadi lengking gerapai Lalu aku pun bersimpuh di p…

Puisi: Istana Kristal (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Istana Kristal Sebuah istana kristal telah tumbuh Di atas padang tak bertepi Dan di dalamnya bermilyar patung Tiada juga abadi. Inilah, mungkin, ilus…

Puisi: Waktu (Karya Kuntowijoyo)

Waktu Engkau dibunuh waktu Sekali lupa mengucap selamat pagi tiba-tiba engkau sudah bukan engkau lagi Waktu membantai bajingan dan para nabi kerajaan…

Puisi: Doa untuk Hari Esok Kami (Karya Emha Ainun Nadjib)

Doa untuk Hari Esok Kami Tuhan, Tunjukkanlah kepada kami Apa yang harus kami ucapkan Di dalam doa-doa kami Betapa besar kerinduan kami Untuk bersujud…

Puisi: Le Nausee (Karya Acep Zamzam Noor)

Le Nausee Buat Wing Kardjo Jejak bulan telah hapus Bumi tinggal rawa peradaban Kata-kata menjadi belantara nilai Tak terbaca. Bencana demi bencana Ba…

Puisi: Sebelum Pesawat Mendarat (Karya Hasan Aspahani)

Sebelum Pesawat Mendarat KITA mendengarkan, pemberitahuan yang rutin itu: ketinggian jelajah, kecepatan tempuh, tabiat cuaca, jangkau jarak pa…

Puisi: Jejak-Jejak (Karya Slamet Sukirnanto)

Jejak-Jejak Bertahun menyusuri pantai membaca gelombang membuat jejak-jejak di atas pasir dihapus angin sepoi dan dibangunnya lagi jejak-jeja…

Puisi: Tanda-Tanda Zaman (Karya Ediruslan PE Amanriza)

Tanda-Tanda Zaman Aku mengajak kalian Membaca keadaan Dan memahami tanda-tanda zaman Di sini gelap dunia kita yang muram segenap yang bernama kebaika…
© Sepenuhnya. All rights reserved.