Postingan

Puisi: Perjalanan Debu (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Perjalanan Debu Apa yang kau pikir tentang debu selain serbuk halus mengembara berlalu seperti tamu yang tak pernah ditunggu yang menerobo…

Puisi: Membaca Wajah Cinta (Karya Dimas Arika Mihardja)

Membaca Wajah Cinta Kueja segala wajah kata sifat lewat tabiat Kueja segala wajah kata benda lewat berhala Kueja segala wajah kata kerja lewa…

Puisi: Terang Itu Masih Ada (Karya Sam Haidy)

Terang Itu Masih Ada Ia ditelanjangi Lalu dihakimi beramai-ramai Namun tak ia gunakan tangannya Untuk memukul balik Melainkan menutupi ke…

Puisi: Sungai Pasig (Karya Acep Zamzam Noor)

Sungai Pasig ( Buat Flerida Ann M. Puzon ) Dalam kobaran musim panas Sungai pun cokelat Oleh khianat. Pera…

Puisi: Ziarah (Karya Diah Hadaning)

Ziarah (1) Deru mesin pabrik di pinggir makam getarkan langit Utara ekspresi kerakusan landa tanah ketenangan nyaris tergusur tanah isti…

Puisi: Tahun Baru (Karya Agit Yogi Subandi)

Tahun Baru Aku merasa seperti terbangun dari tidur pagi memekarkan bebungaan--segar kumbang-kumbang menggoda di tepi jambangan madu kental…

Puisi: Diam Mawar (Karya Abdul Wachid B. S.)

Diam Mawar dan siang berdentang dan pergi dan malam meredam dan pergi dan jam-jam tak kembali dan ruang-ruang dikosongkan di kening dan …

Puisi: Elegi Kota (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Elegi Kota kota tua yang melumuri wajahku dengan sejarah dan juga darah ungsikan letihmu selalu saja ada yang ranggas dari harapan jel…

Puisi: Gordel Van Smaragd (Karya Remy Sylado)

Gordel Van Smaragd Zamrud boleh dicungkil dari mahkota raja dicampakkan tanpa sesal kepada babi warnanya te…

Puisi: Kado Perkawinan (Karya Gunoto Saparie)

Kado Perkawinan pada hari perkawinanmu kuanggap lenyap getar pesona masa silammu dan kenangan yang mengendap bagai album yang belum selesai tak juga …

Puisi: Musim Hujan (Karya Agit Yogi Subandi)

Musim Hujan Hijau memantul di bajuku. bau rumput menguar samar. kupejamkan mataku kutemukan seruang gelap yang diterangkan kunang- kunan…

Puisi: Malam-Malam Mengaji (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Malam-Malam Mengaji hayat ngembara padang kelam lentera di tangan mercukan jalan setapak kaki-kaki basah oleh keringat persis ketika harap…
© Sepenuhnya. All rights reserved.