Puisi: Sepotong Paha (Karya Beni Setia) Sepotong Paha sepotong paha buat lelap sebentar malam ini tiang, kata anak, mak bentangkan siang. Jemur kasur cuci kain terkadang dimainkan gigi di m…
Puisi: Lagu Siul (Karya Beni Setia) Lagu Siul Bila tidak bersiul barangkali kami sudah lama mati. Kaku. Karena anak terus makan minta jajan, uang sekolah dan satu saat …
Puisi: Di Trotoar Bersama Orang Pulang Kerja (Karya Beni Setia) Di Trotoar Bersama Orang Pulang Kerja Di trotoar bersama orang pulang kerja aku jadi orang ketiga. Juga bagi di…
Puisi: Kita Tidak Sedang Menunggu (Karya Beni Setia) Kita Tidak Sedang Menunggu Kita tidak sedang menunggu. Lepas dari kefanaan dan meluncur masuk keabadian. Mesk…
Puisi: Pledoi bagi Kucing (Karya Beni Setia) Pledoi bagi Kucing Tuan dan nyonya, kucing adalah kucing rumah tak akan membuatnya jadi anjing, jadi ikan a…
Puisi: Pengungsi (Karya Beni Setia) Pengungsi Kami ini barisan achordeon dada dengan paru-paru separuh Rompi zirah indian jajaran bilah rusuk setiap saat didera cuaca …
Puisi: Manusia Hibernasi (Karya Beni Setia) Manusia Hibernasi Saya menciptakan diri sendiri, dari bau mulut yang berdebat, dari tabrakan omong kosong yang berbelit serta me…
Puisi: Dini Hari (Karya Beni Setia) Dini Hari Bagai bangkai memendam larva sebelum belatung muncul, bagai daun-daun luruh dicumbu hujan sebelum terurai humus ladang bambu. …
Puisi: Adzan Shubuh (Karya Beni Setia) Adzan Shubuh Debu dan asap hiruk-pikuk itu membubung memenuhi langit Dan dini hari itu diam-diam Allah menurunkan embun Ajakan j…
Puisi: Seperti Baru Kemarin (Karya Beni Setia) Seperti Baru Kemarin Seperti baru kemarin aku menjejakkan kakiku pada lumpur yang kini kekal di museum 5.00…
Puisi: Aku Masih Ingat Kamu (Karya Beni Setia) Aku Masih Ingat Kamu pohon-pohon menggosok-gosokkan kulit musim dingin riap pucuk-pucuknya. Rontok kuning-kuni…
Puisi: Kebangkitan (Karya Beni Setia) Kebangkitan aku mimpi bangkit dari mati aku mengambil pisau dan memotong nadi aku mimpi bangkit dari mati tapi aku tidak berani bermimpi mati itu apa…
Puisi: Orang yang Dianiaya (Karya Beni Setia) Orang yang Dianiaya orang yang dianiaya, luka-lukanya sangat perih darahnya tercecer-cecer, mayatnya dibuang di hutan ya, bertahun-tahun ia berbaring…
Puisi: Out of Geology (Karya Beni Setia) Out of Geology (N irwan Dewanto ) Di Kaibab Trail, di antara Coconino Plateau di titik 7260 kaki permukaan …